Remaja


Seringkali dengan gampang orang mendefinisikan remaja sebagai periode transisi antara masa anak-anak kemasa dewasa, atau
disebut juga usia belasan.

Definisi Remaja:

  1. Hurlock (1999: 206) menyatakan bahwa “Secara psikologis masa remaja adalah usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa”.
  2. Remaja merupakan peralihan antara masa kehidupan anak dan masa kehidupan orang dewasa. Bila ditinjau dari segi tubuhnya, mereka terlihat sudah dewasa tetapi jika mereka diperlakukan sebagai orang dewasa ternyata belum dapat menunjukkan sikap dewasa.
  3. adolescere (kata bendanya adolescentia yang berarti remaja primitive) yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Anak dianggap sudah dewasa bila sudah mampu mengadakan reproduksi. Istilah adolescence seperti yang digunakan saat ini mempunyai arti yang lebih luas, mencakup kematangan mental, sosial dan fisik (Hurlock, 1999:206).
  4. Dalam ilmu kedokteran dan ilmu-ilmu yang terkait (seperti Biologi dan Ilmu Faal) remaja dikenal sebagai suatu tahap perkembangan fisik di mana alat-alat kelamin manusia mencapai kematangannya (Sarlito, 2002:6). Dalam pengertian ini remaja dipandang dari sudut fisik dimana individu disebut remaja apabila individu tersebut secara fisik telah mampu untuk melakukan reproduksi.
  5. Selain itu juga, Sugeng (1995: 11-12) mengatakan “Bahwa remaja merupakan masa peralihan antara masa kehidupan anak dan masa kehidupan dewasa dan remaja sering menunjukkan kegelisahan, pertentangan, dan keinginan mencoba segala sesuatu.” Dalam hal ini remaja dikatakan sebagai individu yang masih belum jelas identitas dirinya atau juga disebut dengan individu yang masih mencari jati dirinya. Misalnya saja remaja mempunyai rasa keingin tahuan yang tinggi, jarang sekali remaja yang memgang prisip atas dirinya.
  6. Remaja sebetulnya tidak mempunyai tempat yang jelas. Remaja tidak termasuk kedalam golongan anak-anak, tetapi juga tidak termasuk golongan dewasa. Remaja berada di antara masa kanak-kanak dan dewasa. Biasanya masa remaja dianggap telah mulai ketika anak secara seksual menjadi matang, dan kemudian berakhir pada saat ia mencapai usia yang secara hukum disebut usia dewasa yaitu ± 24 tahun.

Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa remaja adalah individu yang berusia belasan tahun (12-21 tahun) yang
tergolong dalam masa transisi antara masa anak-anak menuju masa dewasa. Dalam masa transisi inilah remaja cenderung untuk ingin disebut sebagai orang yang sudah dewasa. Agar terkesan sebagai orang yang sudah dewasa remaja cenderung melakukan kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang dewasa, salah satu contohnya adalah bagi remaja laki-laki dengan merokok.

Refrensi :

ewintri.wordpress.com

Darvill Wendy & Powell Kesley. 2002. The Puberty Book (Panduan Untuk Remaja). Jakarta. Gramedia.

Hurlock B Elizabeth. 1999. Psikologi Perkembangan. Jakarta. PT Gramedia

2 thoughts on “Remaja

    • Untuk mengatasi kenakalan remaja perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri, orang tua, guru dan pihak-pihak lain yang terkait agar perkembangan remaja dapat dilalui secara terarah, sehat dan bahagia. semoga bs menjwb…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s