Pendekatan Dalam Konseling


Model konseling bisa dimasukkan ke dalam tiga kategori. Kategori pertama adalah pendekatan psikodinamika yang berlandaskan terutama pada pemahaman, motivasi tak sadar, serta rekonstruksi kepribadian, meliputi konseling psikoanalisis. Kategori kedua adalah konseling yang berlandaskan psikologi humanistik, meliputi person centered counseling. Kategori ketiga adalah konseling yang berorientasi pada tingkah laku, rasional-kognitif, dan “tindakan”, yang mencakup konseling perilaku, konseling Rasional Emotif Behavior, konseling analisis transaksional dan konseling realitas.

Ikhtisar Model-Model Konseling

Konseling Psikoanalitik Figur utama: Freud. Figur-figur lain: Jung, Adler, Sullivan, Rank, Fromm, Horney, Erikson. Secara historis merupakan sistem konseling yang pertama. Psikoanalisis adalah suatu teori kepribadian, sistem filasafat, dan metode-metode konseling.
Konseling Eksistensial Humanistik Figur-figur utama: May, Maslow, Frankl, Jourard. ‘kekuatan ketiga’ dalam psikologi ini dikembangkan sebagai reaksi melawan psikoanalisis dan behaviorisme yang dianggap tidak berlaku adil dalam mempelajari manusia.
Person Centered Counseling Pendiri: Carl Rogers. Semula adalah pendekatan nondirektif yang dikembangkan pada tahun 1940-an sebagai reaksi melawan pendekatan psikoanalitik. Berlandaskan pada pandangan subjektif atas pengalaman manusia, konseling ini menaruh kepercayaan dan meminta tanggung jawab yang lebih besar kepada klien dalam menangani berbagai permasalahan.
Konseling Analisis Transaksional Pendiri: Eric Berne. Suatu model konseling kontemporer yang cenderung ke arah aspek-aspek kognitif dan behavioral, dan dirancang untuk membantu orang-orang dalam mengevaluasi putusan-putusan yang telah dibuatnya menurut kelayakan sekarang.
Konseling Perilaku Tokoh-tokoh utama: Wolpe, Eysenck, Lazarus, Salter. Suatu model konseling yang merupakan penerapan prinsip-prinsip belajar pada penyelesaian gangguan-gangguan tingkah laku yang spesifik. Hasil-hasilnya merupakan bahan-bahan bagi eksperimentasi lebih lanjut. Konseling perilaku secara kesinambungan berada dalam proses penyempurnaan.
Konseling Rasional Emotif Pendiri: Albert Ellis. Suatu model konseling yang didaktik, berorientasi kognitif tindakan, serta menekankan peran pemikiran dan sistem-sistem kepercayaan sebagai akar masalah pribadi.
Konseling Realitas Pendiri: William Glasser. Suatu model konseling jangka pendek yang berfokus pada saat sekarang, menekankan kekuatan pribadi, dan pada dasarnya merupakan jalan dimana para klien bisa belajar tingkah laku yang lebih realistik dan karenanya, bisa mencapai keberhasilan.

Refrensi :

ewintri.wordpress.com

Latipun. 2010. Psikologi Konseling. Malang: UMM Press

Corey, Gerald. 2010. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Refika Aditama

Cottone, R.R. 1992. Theories and Paradigms of Counseling and Psychotherapy. Boston: Allyn and Bacon

About these ads

Satu gagasan untuk “Pendekatan Dalam Konseling

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s